Edukasi Manajemen Hipertensi dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Upaya Meningkatkan Kemandirian Kesehatan Keluarga

Isi Artikel Utama

Nurma Zela Gustina
Naila Alya Muhbita
Viola Putria Tiwi

Abstrak

Masalah kesehatan kronis seperti hipertensi seringkali diperburuk oleh rendahnya kepatuhan pengobatan dan perilaku hidup yang kurang sehat di tingkat keluarga. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemandirian keluarga dalam mengelola hipertensi serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Metode yang digunakan adalah asuhan keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, pendidikan kesehatan melalui media leaflet, dan demonstrasi perawatan mandiri pada dua keluarga mitra di Kelurahan Kacang Pedang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman keluarga mengenai bahaya komplikasi hipertensi, pentingnya rutin kontrol ke fasilitas kesehatan (Puskesmas), serta penerapan etika batuk dan kebersihan lingkungan. Simpulan dari pengabdian ini adalah edukasi kesehatan yang terfokus pada sistem pendukung keluarga efektif dalam mengubah persepsi pengobatan tradisional menuju medis dan meningkatkan skor kemandirian keluarga.

Rincian Artikel

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Edukasi Manajemen Hipertensi dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam Upaya Meningkatkan Kemandirian Kesehatan Keluarga. (2026). Semar: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 11-16. https://doi.org/10.54732/semarjpkm.v2i1.2

Referensi

[1] World Health Organization, Hypertension. Geneva: WHO Press, 2023.

[2] S. Friedman, Keperawatan Keluarga: Teori, Praktik, dan Riset, Edisi 5. Jakarta: EGC, 2010.

[3] N. A. Muhbita, “Asuhan Keperawatan Keluarga pada Keluarga Tn. R dengan Anggota Keluarga Hipertensi di Kelurahan Kacang Pedang,” Laporan Tugas Akhir, Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang, 2025.

[4] B. P. dan P. Kesehatan, Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 2019.

[5] J. D. Alfian and W. Wulansari, “Edukasi Kesehatan PHBS pada Keluarga Riwayat Hipertensi sebagai Upaya Meningkatkan Pemelihara Kesehatan Tidak Efektif,” Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR), vol. 6, no. 2, pp. 49–58, 2023, doi: 10.35473/IJNR.V6I2.2580. DOI: https://doi.org/10.35473/ijnr.v6i2.2580

[6] S. Sonhaji, S. Hapsari, and D. C. Kusuma, “Edukasi Kesehatan PHBS (Aktivitas Fisik, Pola Diet, Dan Berhenti Merokok) Terhadap Pengetahuan Dan Perilaku Pada Penderita Hipertensi,” Jurnal Manajemen Asuhan Keperawatan, vol. 7, no. 2, pp. 70–74, Jul. 2023, doi: 10.33655/MAK.V7I2.163. DOI: https://doi.org/10.33655/mak.v7i2.163

[7] I. F. Jaya, N. Fitriah, D. P. Ayu, and I. Kamilah, “Keefektifan Metode Penyuluhan Door To Door Dan Penyuluhan Kelompok Dalam Upaya Promosi Kesehatan,” Lentera Perawat, vol. 4, no. 2, pp. 123–130, 2023, doi: 10.52235/LP.V4I2.243. DOI: https://doi.org/10.52235/lp.v4i2.243

[8] D. Sulistiyorini et al., “Gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Rumah Tangga sebagai Pilar Pencegahan Penyakit di Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan,” Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, vol. 6, no. 1, pp. 363–372, 2025, doi: 10.35311/JMPM.V6I1.565. DOI: https://doi.org/10.35311/jmpm.v6i1.565

[9] I. Suryati, L. Murni, and R. R. Impian, “Penerapan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat(Phbs) Tatanan Rumah Tangga Di Jorong Batu Basa Kecamatan Pariangan,” Jurnal Kesehatan Medika Saintika, vol. 16, no. 1, pp. 305–311, Aug. 2025, doi: 10.30633/JKMS.V16I1.3250.

[10] T. P. S. D. PPNI, Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik. Jakarta: Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 2017.

[11] R. G. Pahlawan et al., “Pemberian Edukasi Keluarga Mengenai Hipertensi Dan Pemanfaatan Jus Mentimun Sebagai Terapi Pendamping,” Jurnal Medika: Medika, vol. 5, no. 1, pp. 1116–1120, Jan. 2026, doi: 10.31004/KFWKRY56.

[12] T. Tahan, S. Z. Nasution, and F. L. S. Siregar, “Pengaruh Edukasi Keluarga terhadap Pengetahuan Keluarga dan Kepatuhan Penderita Hipertensi,” Journal of Telenursing (JOTING), vol. 6, no. 2, pp. 1797–1804, Jul. 2024, doi: 10.31539/JOTING.V6I2.10513. DOI: https://doi.org/10.31539/joting.v6i2.10513

[13] V. P. Tiwi, “Asuhan Keperawatan Keluarga pada Keluarga Ny. H dengan Masalah Manajemen Kesehatan di Kelurahan Kacang Pedang,” Laporan Tugas Akhir, Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang, 2025.

[14] K. RI, Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2023.

[15] N. Nirwan, R. Sari, and N. Semmagga, “Penyuluhan Kesehatan Tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Dan Edukasi Beyond Use Date (BUD) Desa Padang Kalua Kecamatan Lamasi Kabupaten Luwu,” Semar: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 1, no. 2, pp. 71–77, Dec. 2025, doi: 10.54732/SEMARJPKM.V1I2.5. DOI: https://doi.org/10.54732/semarjpkm.v1i2.5

[16] I. A. Silvanasari, “Pemberdayaan Keluarga Untuk Sadar Hipertensi Melalui Pelatihan Akupresur Dan Relaksasi Otot Progresif,” GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 9, no. 1, pp. 24–29, 2025, doi: 10.30787/GEMASSIKA.V9I1.1337. DOI: https://doi.org/10.30787/gemassika.v9i1.1337

[17] I. P. Handoyo, “Gambaran Hasil Pemeriksaan Tekanan Darah antara Peserta Prolanis yang Memperoleh dengan Tidak Memperoleh Pelayanan Kontak Tidak Lansung,” Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional, vol. 3, no. 1, pp. 15–29, 2023, doi: 10.53756/jjkn.v3i1.76. DOI: https://doi.org/10.53756/jjkn.v3i1.76